• August 2026
    M T W T F S S
    « Jul    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

BEBAN BERAT KEMERDEKAAN

Hari ini adalah hari yang sangat spesial bagi bangsa Indonesia. Hari kemerdekaan Indonesia yang ke 64. jadi Indonesia sudah merdeka selama 64 tahun. Usia yang masih sangat muda dibandingkan dengan kemerdekaan negara-negara lain, misalnya Amerika Serikat yang sudah memasuki angka 333 tahun.

Kemerdekaan ini tentu tidak diperoleh begitu saja tetapi dengan perjuangan yang sangat keras melalui cucuran darah dan hilangnya nyawa para pejuang bangsa kita. Para pendahulu bangsa ini tentunya adalah para pejuang dan pahlawan bangsa yang sudah mewakafkan hidupnya untuk kemerdekaan bangsanya. Kita sebagai generasi penerus sudah sepantasnya jika harus menaruh hormat dan penghargaan atas semua jerih payah founding fathers negeri ini. (more..)

MEMBENDUNG TERORISME

Untuk membendung terorisme memang tidak mudah. Artinya memang banyak variabel yang terlibat di dalam terjadinya peristiwa terorisme di berbagai negara. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Timur Tengah, Pilipina, Afghanistan, bahkan juga di negara-negara Amerika Latin dan Afrika.

Berkaca pada peristiwa bombing yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, maka kita mesti berpikir ulang tentang apa yang menjadi dominant factor terjadinya berbagai teror tersebut. Membendung terorisme melalui mencari penyebab memang sangat sulit sebab penyebabnya mestilah kompleks. Kompleksitas penyebab tersebut yang hingga sekarang “belum” tersentuh secara maksimal. (more..)

MAKNA PEMAKAMAN AIR DAN JOKO.

Melihat halaman depan Jawa Pos, 14/08/09/, rasanya menjadi sedih. Bagaimana tidak pemakaman jenazah yang dinyatakan sebagai teroris ternyata dihadiri oleh Ustaz Abu Bakar Baasyir dan jamaahnya yang begitu banyak. Ini sebuah pemandangan yang ironis di tengah keinginan bangsa dan masyarakat Indonesia yang menginginkan agar terorisme dibabat tuntas. Sungguh banyak hal yang ironis dari warga masyarakat Indonesia. Ada paradoks-paradoks yang menyelimuti kehidupan bangsa ini.

(more..)

THE MOST WANTED PERSON: NOORDIN M TOP

Ketika penyiar Televisi atau tulisan di koran menyebut Noordin M Top secara lengkap, yaitu Noordin Mohammad Top, maka hati saya protes. Apakah pantas orang yang melakukan kekerasan sosial dengan bom dan membunuh orang yang tanpa dosa atau tidak tahu apa-apa tentang politik itu dapat diberikan sebutan Mohammad. Protes saya disebabkan oleh penyandang nama Mohammad seharusnya menjadi teladan manusia lainnya dalam ucapan, sikap dan tindakannya. Nama Kanjeng Nabi Mohammad saw terlalu suci untuk dinisbahkan dengan Noordin. Makanya lebih baik saya sebut Noordin Manusia Top saja.

(more..)

MENGAPA NOORDIN M TOP SULIT DISTOP?

Pernyataan Duta Besar Malaysia, Dato Zainal Abidin Zain di Kantor Wakil Presiden, 11/08/09 menarik untuk disimak. Beliau menyatakan: “tidak benar banyak orang Malaysia yang menjadi teroris di sini. Mungkin anda lupa, yang mengajar mereka ini Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Baasyir. Mereka orang mana? Lebih lanjut dinyatakan: “tindakan Azhari dan Noordin yang mengobok-obok Indonesia tidak mencerminkan kehendak warga Malaysia. Bahkan keduanya juga diburu aparat penegak hukum Malaysia delapan tahun lalu, sebelum diselamatkan jaringannya di Indonesia”.

(more..)