• May 2026
    M T W T F S S
    « Apr    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

MEREBUT PELUANG PENELITIAN

Pendahuluan

Penelitian merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia akademis. Jika dirunut dari konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka darma-darma tersebut sesungguhnya merupakan bagian tidak terpisahkan antara satu dengan lainnya. Darma pendidikan merupakan proses transformasi konsep dan teori-teori atau pengetahuan ilmiah yang menjadi fokus kajian atau bidang ilmu yang ditekuni di sebuah lembaga pendidikan tinggi.

Konsep atau teori dalam bidang keilmuan tersebut tentunya dihasilkan melalui penelitian yang dilakukan secara sungguh-sungguh melalui medium penelitian yang dilakukan oleh civitas akademika perguruan tinggi dimaksud. Jadi, ada keterkaitan antara pendidikan dan penelitian yang bercorak sistematik. Kemudian, kedua hal tersebut juga memiliki relasi dengan darma pengabdian masyarakat yang merupakan aspek penerapan ilmu-ilmu yang dikembangkan.

(more..)

KYAI, SANTRI DAN POLITIK

Pendahuluan

Kyai dan tokoh pesantren sering kali menjadi lahan sasaran para politisi dalam membangun basis dukungan politik. Pada setiap Pemilihan Umum (Pemilu) maka suara kyai dan santri selalu diperebutkan bukan saja oleh partai-partai politik berbasis Islam saja melainkan juga partai-partai politik berbasis nasionalis. Dalam upaya meraup simpati dari kalangan Islam yang menjadi pengikut setia kyai, banyak partai politik yang menempatkan kyai dan tokoh pesatren pada jajaran pengurus partai dengan harapan dapat menjadi vote getter dalam pemilu.

Kecenderungan ini di satu sisi memperluas akses politik kalangan Islam. Sedikit banyak hal ini tentu juga memberikan perluasan pengaruh Islam pada berbagai kelompok politik, sebagaimana ditandai dengan munculnya sayap Islam dalam PDIP. Di sisi lain, situasi ini juga melahirkan fragmentasi politik yang unik di kalangan umat Islam sendiri, berupa terulangnya oportunisme politik di kalangan tokoh-tokoh politik Islam sebagaimana pengalaman era 1950-an. Pergulatan politik antar tokoh Islam sendiri memperlihatkan kuatnya oportunisme di kalangan politisi muslim. Perbedaan afiliasi politik menjadikan mereka nyaris tidak pernah satu suara dalam menyikapi berbagai persoalan politik.

(more..)

MENGEDEPANKAN NURANI DALAM PILPRES

Sebagai sebuah negara demokrasi, maka Pemilihan Presiden (pilpres) adalah suatu keniscayaan. Hampir semua negara di dunia yang mengembangkan sistem demokrasi, pastilah di dalamnya terdapat pemilihan umum (pemilu) dalam berbagai levelnya. Setiap pelaksanaan pemilu, maka hal yang selalu krusial adalah bagaimana menyelenggarakan kampanye damai namun dinamis dan tetap memiliki greget sebagai sebuah pesta demokrasi.

Kampanye merupakan ritual penting di dalam kehidupan politik. Sebagai sebuah ritual, setiap kampanye tentunya melibatkan pelaku, simbol, dan keyakinan yang kuat. Itulah sebabnya setiap kampanye pastilah terdapat simbol partai atau simbol calon yang akan berkompetisi, keyakinan bahwa calonnya yang akan menang dan juga seperangkat ide atau gagasan yang dijadikan sebagai conten kampanye.

(more..)