• November 2026
    M T W T F S S
    « Oct    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

URGENSI KEWASPADAAN NASIONAL

 Untuk menjaga teritorial kita, maka tidak hanya menjadi tanggung jawab tentara atau angkatan bersenjata saja tetapi menjadi tanggung jawab seluruh rakyat dan masyarakat Indonesia. Dahulu di era Orde Baru, maka ada suatu penataran yang dilabel dengan nama Penataran Kewaspadaan Nasional (Tarpadnas). Terutama yang harus terlibat di dalam penataran ini adalah para pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI dan orang yang dipilih untuk kepentingan tersebut. Tarpadnas sesungguhnya bukan didasari oleh pemikiran negatif tentang  ketidakseriusan dalam menjaga negara kita, akan tetapi didasari oleh perlunya keseriusan untuk menjaga negara kita dari berbagai gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari  luar negeri. (more..)

TNI YANG KUAT ADALAH DAMBAAN RAKYAT

 Sudah dua dasawarsa TNI melakukan reformasi semenjak tahun 1998 atau tepatnya pasca reformasi total dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Reformasi sesungguhnya merupakan era akhir dari periode Orde Baru yang otoriter dan salah satu organ yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam pelestarian otoriterisme di era itu adalah kaum militer. Makanya semenjak tahun itu maka TNI menggulirkan konsep dan aplikasi reformasi TNI yang bertumpu pada konsep TNI sebagai tentara rakyat, tentara nasional, tentara pejuang, dan tentara profesional. Dan salah satu yang dibidik adalah “mengurangi” peran militer di dalam aspek politik. (more..)

HIKMAH MEMBACA PERISTIWA ALAM

 Sesungguhnya dalam setiap peristiwa yang terjadi di dalam dinamika alam adalah mengandung pelajaran bagi manusia. Pelajaran tentu saja terkait dengan apa yang sesungguhnya harus dilakukan untuk di kemudian hari. Islam bahkan mengajarkan agar umat manusia berpikir tentang segala sesuatu ciptaan Allah, “tafakkaru fi khalqillah”. Setiap fenomena alam sesungguhnya mengandung tanda-tanda kebesaran Allah. Memang  tidak semua orang bisa memahami tanda-tanda kebesaran Allah itu. Sebab Allah hanya memberikan sedikit saja tentang ilmu pengetahuan yang terkait dengan semesta, “wa ma utitum minal ‘ilmi illa qalila”. Yang dalam pengertian luasnya adalah “dan tidak diberikan kepada kamu tentang ilmu kecuali sedikit saja”. Sungguh pengetahuan kita tentang dunia dan dinamikanya sangat sedikit. (more..)

TNI SEBAGAI GARDA DEPAN NKRI

 Dalam suatu kesempatan Prof. Dr. Sri Edy Swasono, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia  mengungkapkan bahwa suatu negara membutuhkan militer yang kuat. Melalui militer yang kuat maka negara akan disegani. Militer yang kuat dibutuhkan untuk menjaga teritorial suatu bangsa. Militer yang kuat penting dan dibutuhkan. Yang kita tolak adalah militerisme. Kita tidak boleh anti militer sebab militer memiliki tanggungjawab yang besar dalam pengamanan dan pertahanan teritorial Indonesia. Namun demikian, ketika militer menjadi isme maka ketika itu kita boleh untuk menentangnya. (more..)

GEMPA SEBAGAI PERISTIWA ALAM

 Banyak orang yang menyatakan bahwa gempa bumi, gunung meletus dan peristiwa alam lainnya sebagai “peringatan”, “ujian” dan  bahkan “kemarahan” Allah atas perilaku manusia. Pernyataan ini benar, sebab memang Allah dengan kekuasaan yang tidak terbatas bisa melakukan peringatan, ujian dan laknat kepada siapa saja yang melakukan kesalahan. Di dalam al-Qur’an juga dinyatakan tentang sejarah Qarun, sejarah umat Nabi Nuh, sejarah umat Nabi Luth, sejarah Fir’aun dan sebagainya. Semuanya memberikan gambaran bahwa perilaku kemungkaran yang dilakukan secara komunal dan massal oleh umat manusia memang bisa menjadi pemicu bagi “kemurkaan” Allah atasnya. (more..)