Salah satu point penting di dalam pembicaraan para peserta National Summit adalah membangun kerukunan umat beragama. Hampir semua pembicara menyatakan betapa pentingnya kerukunan umat beragama tersebut sebagai bagian tidak terpisahkan dari negeri Indonesia yang plural dan multikultural. Kerukunan beragama adalah modal dasar dalam membangun bangsa dan negara Indonesia. Tanpa kerukunan beragama maka tidak mungkin akan ada pembangunan tersebut. Contoh yang dapat dijadikan model betapa kerukunan itu sangat penting adalah konflik Poso dan Ambon yang pada akhirnya menyeret agama untuk masuk ke dalamnya, maka dua daerah tersebut mundur 30 tahun ke belakang. Fasilitas-fasilitas sosial dan agama menjadi berantakan karena konflik berkepanjangan. Untunglah bahwa konflik tersebut dapat diredakan bahkan diselesaikan pada waktunya. (more..)
Agama memang selalu menjadi topik menarik dalam setiap even membahas relevansinya bagi kehidupan masyarakat, pemerintah dan negara. Tidak terkecuali adalah ketika agama dipertanyakan kembali relevansinya bagi pembangunan nasional. Agama memang menjadi pattern for behavior di dalam kehidupan manusia dan juga masyarakat. Sebagai pedoman di dalam kehidupan manusia, agama sering menjadi sasaran ketika tafsir agama dimaksud menyebabkan terjadinya permasalahan di dalam masyarakat tersebut. Tidak terkecuali di dalam acara National Summit yang dilaksanakan selama dua hari, Kamis –Jum’at, 29-30 Oktober 2009. Di dalam National Summit ini juga banyak yang mempertanyakan bagaimana agama dapat dijadikan sebagai spirit dalam membangun masyarakat Indonesia. (more..)
Sejumlah pemuda yang tergabung di dalam organisasi ekstra kemahasiswaan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Aliansi Pemuda Indonesia (API) melakukan demonstrasi terkait dengan peringatan Sumpah Pemuda. Di dalam acara memperingati Sumpah Pemuda tersebut, para mahasiswa melakukannya dengan menggelar unjuk rasa dan berorasi di Depan pintu gerbang Kantor Dewan Pimpinan Rakyat Kabupaten Malang. Sayangnya unjuk rasa tersebut diwarnai dengan bentrok dengan aparat keamanan. Ketika mahasiswa mendesak untuk masuk ke gedung DPRD, maka aparat keamanan mencegahnya, sehingga bentrokan fisik pun tidak dapat dihindarkan. Karena itu terjadilah aksi dorong mendorong antara mahasiswa dan aparat keamanan. (more..)
Ketika Pak Muhammad Maftuh Basyuni menjadi Menteri Agama, maka seluruh konsentrasinya digunakan untuk mengembalikan imaje Departemen Agama yang sempat terpuruk karena kasus dana haji. Seluruh perhatian dicurahkan untuk membenahi manajemen haji sehingga muncul anggapan bahwa Pak Menteri dianggap hanya mengurus haji saja. Anggapan seperti ini tampaknya wajar, sebab Pak Menteri memang memfokuskan programnya untuk melakukan perubahan total terhadap manajemen dan pelayanan haji. Meskipun masih terdapat beberapa kelemahan, sebagaimana persoalan pemondokan atau katering dan transportasi, namun secara riil bahwa Pak Menteri berhasil melakukan reformasi birokrasi perhajian. (more..)
Rabo, 28 Oktober 2009 merupakan hari istimewa bagi para pemuda. Jika dihitung dari hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, maka sekarang merupakan peringatan hari sumpah pemuda yang ke 81. Usaha para pemuda untuk menyatukan nusa, bangsa dan bahasa ternyata sudah dilakukan dalam rentang waktu yang cukup lama. Usaha para pemuda tersebut tidaklah sia-sia. Konsep negara bangsa yang dikenal dengan nama Indonesia adalah bermula dari usaha para pemuda tersebut. (more..)