Membincang Islam rahmatan lil alamin memang mengasyikkan. Penyebabnya tentu saja adalah adanya keinginan yang sangat kuat untuk menunjukkan bahwa Islam Indonesia ini adalah Islam dalam wajahnya yang damai dan menyelamatkan. Islam tidak boleh dijadikan sebagai dasar untuk melakukan kekerasan kepada siapapun dan dimana pun juga juga. Baik kekerasan simbolik maupuan aktual. Kekerasan aktual, misalnya perusakan terhadap fasilitas umum dan pribadi, perusakan tempat ibadah, kekerasan terhadap umat agama lain (hubungan antar umat beragama), dan kekerasan terhadap umat seagama (hubungan interen umat beragama). Sedangkan yang termasuk kategori kekerasan simbolik, misalnya munculnya peraturan diskriminatif atau munculnya tulisan-tulisan provokatif tentang truth claimed yang berlebihan. (more..)
Gagasan tentang Islam rahmatan lil alamin kembali memperoleh momentum untuk dibicarakan oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama dalam tema “Penulisan Buku Ajar Islam Rahmatan Lil Alamin.” Acara ini dilaksanakan selama dua hari, 14-15 Nopember 2009 bertempat di Hotel Grand Cempaka Jakarta. Acara ini diikuti oleh sejumlah rektor UIN, IAIN dan Ketua STAIN, Direktur PPS dan juga dosen-dosen yang memiliki kapabilitas untuk menulis tentang Islam Rahmatan lil Alamin dimaksud. (more..)
Perkembangan akhir-akhir ini tentang peruilaku permissiveness remaja sungguh memprihatinkan. Semakin banyak saja anak-anak remaja yang secara terang-terngan mengekspose tindakan seksual permissiveness yang mereka lakukan. Ini merupakan sebuah indikasi bahwa sedang terjadi perilaku seksual yang luar biasa di kalangan anak muda. Dahulu perilaku seksual adalah perilaku yang sangat tersembunyi, namun kini sudah seperti pasar raya. Bisa direkam lalu diekspose dan disebarkan dari satu ponsel ke ponsel lain secara berantai. (more..)
Akhir-akhir ini kita sedang disentakkan oleh pemberitaan di media surat kabar tentang video mesum yang diperagakan oleh siswa-siswa di beberapa sekolah di Jawa Timur. Sekurang-kurang dalam tiga bulan terakhir terdapat sebanyak empat kasus video mesum yang beredar dari ponsel ke ponsel. Dimulai dari video mesum yang diperagakan oleh siswa setingkat SLTA di Nganjuk, Kediri, Lumajang, Ponorogo dan mungkin juga dari daerah lain. Memang dewasa ini kita sedang hidup di era pilihan bebas, sehingga jika kita tidak hati-hati dalam melakukan tindakan , maka bisa saja akan jatuh kepada tindakan yang tidak relevan dengan nilai-nilai keagamaan yang selama ini menjadi pattern for behavior kita. (more..)
Allah itu memang memberikan kemampuan kepada manusia jauh di atas kemampuan hewan atau binatang. Itulah sebabnya manusia disebut sebagai hayawanun natiq atau hewan yang berakal. Disebabkan oleh kemampuan tersebut maka manusia disebut sebagai cetak biru Tuhan atau ahsani taqwim, sebaik-baik ciptaan. Dibandingkan hewan lainnya yang hanya memiliki naluri, maka manusia memiki kemampuan yang luar biasa. Otak manusia dipenuhi dengan kemampuan rakayasa yang sangat tinggi. Secara sosiologis, kemampuan manusia juga terus berkembang: dari masyarakat berburu, ke masyarakat peramu, ke masyarakat agraris, ke masyarakat industri dan ke masyarakat informasi dan apa lagi seterusnya. (more..)