Sebagaimana saya ceritakan kemarin, bahwa kepergian saya dan para pembantu rektor ke Mesir adalah untuk membangun kerjasama di bidang pendidikan dengan perguruan tinggi di Mesir. Sekurang-kurangnya adalah memperoleh letter of agreement dalam bidang pendidikan bahasa Arab. Ternyata hal itu bisa dilakukan pada hari Senin, 28 Desember 2009 dengan Dekan Kulliyat Darul Ulum, Cairo University. Sedangkan MoU dengan Rektor Cairo University akan dilakukan di waktu mendatang. Letter of agreement dengan Dekan Kulliyat Darul Ulum memang hanya khusus untuk short course Bahasa Arab. Sedangkan MoU yang lebih luas menyangkut review kurikulum dan pertukaran dosen atau mahasiswa, seminar dan penerbitan akan dilakukan di kemudian hari. (more..)
Mesir memang negeri seribu tempat wisata. Saya berharap pembaca tidak terjebak dengan kata seribu. Kata ini hanya sebagai gambaran bahwa di Mesir terdapat banyak tempat wisata yang memiliki nilai luar biasa. Sebagai akibat banyaknya tempat wisata di Mesir, maka pantaslah jika wisata menjadi penghasil devisa nomor dua di mesir, setelah perdagangan. Mesir memang menjadi ikon budaya dunia dengan artefak yang tidak ternilai harganya. (more..)
Harus diakui bahwa Mesir memang memiliki sejarahnya sendiri. Negeri ini begitu kaya dengan peninggalan sejarah yang sungguh tidak kalah dengan negeri-negeri lain bahkan jauh lebih unggul. Bentangan peristiwa historis itu terdapat di mana-mana. Makanya Mesir bisa disebut sebagai negeri dongeng atau negeri sejarah. Begitu banya peninggalan sejarah yang bisa dilacak hingga tahun sebelum masehi. Mulai dari masa prasejarah sampai menjadi negeri modern. Jadi Mesir merupakan negeri dengan tujuan wisata yang sangat komplit, mulai dari wisata ritual hingga wisata pra sejarah. Semuanya ada. Pantaslah jika jumlah wisatawan asing yang datang ke Mesir mencapai 14 juta orang setiap tahun. Mereka datang dari seluruh pelosok penjuru dunia. Tidak lain adalah ingin melihat kehebatan Orang Mesir di masa lalu hingga sekarang. (more..)
Mesir adalah pusat pengembangan ilmu keislaman. Semenjak Kerajaan Fathimiyah, abad ke 10 M, membangun institusi pendidikan yang sekarang dikenal dengan nama Universitas Al Azhar, maka Mesir menjadi pusat peradaban dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman. Mesir memang memiliki sejarah panjang dalam peradaban dunia. Ribuan tahun sebelum masehi, Mesir telah menjadi pusat peradaban dunia. Dalam penemuan arkheologis, ternyata bahwa raja-raja Mesir yang dikenal dengan mumi dan piramidnya telah menjadi ikon dunia dan peradaban yang adiluhung. (more..)
Untuk Go Internasional, maka terdapat persyaratan yang tidak bisa dipandang enteng ialah membangun jaringan internasional. Makanya, beberapa saat yang lalu sudah dijaring kerjasama dengan Melbourne University melalui Center for Study of Higher Education (CSHE) dalam rangka pengiriman tenaga dosen IAIN Sunan Ampel selama tiga tahun berturut-turut. Kemudian juga perlu dijaring kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi di Timur Tengah, yang dalam minggu ini akan dilakukan kerjasama dengan institusi pendidikan di Mesir. Tema kerjasama menyangkut program pembelajaran bahasa Arab bagi dosen IAIN Sunan Ampel. Secara efektif, program ini akan dilakukan pada tahun 2010. kerjasama ini melengkapi kerja antar institusi pendidikan tinggi dengan negara Malaysia, Australia dan sebagainya. (more..)