Narkoba sudah menjadi musuh bersama seluruh negara. Tidak hanya Indonesia yang merasa harus bermusuhan dengan narkoba, akan tetapi juga negara-negara lain. Bahkan di beberapa negara, misalnya Malaysia sudah menerapkan hukuman mati bagi pengedar narkoba. Meskipun masih pro kontra terhadap hukuman mati bagi para pengedar narkoba, akan tetapi yang jelas bahwa pengedar dan pemakai narkoba memang harus memperoleh hukuman yang setimpal. Dampak buruk narkoba bagi manusia pemakainya tentu menjadi penyebab pentingnya hukuman berat bagi pengedar dan pemakai narkoba. (more..)
Dalam pemberitaan di media televisi, dinyatakan bahwa Indonesia bukan sekedar dijadikan sebagai transit pengiriman narkoba, akan tetapi sudah menjadi tujuan pengedaran narkoba. Hasil analisis ini, tentu saja dikaitkan dengan semakin banyaknya temuan pengiriman narkoba ke Indonesia. Di bulan-bulan terakhir ini banyak kasus pengiriman narkoba yang ditangani aparat kepolisian, khususnya di bandara, terutama di Bali. Kurir narkoba kebanyakan adalah warga negara asing: Iran, Malaysia, Singapura dan Nigeria serta negara-negara lain. (more..)
Selama ini dipahami bahwa ilmu ushuluddin adalah ilmu normative yang membincang tentang ilmu keagamaan normatif. Sehingga kajiannya lebih bercorak tekstual ketimbang mendekatkan relasi antara yang tekstual dengan yang kontekstual. Al-Qur’an, hadits, Teologi atau ilmu-ilmu agama murni ini dikaji dengan menggunakan kajian teks yang memang bercorak normatif. Padahal dewasa ini sungguh-sungguh juga dibutuhkan kajian-kajian historik untuk memahami bagaimana Al-Qur’an, Hadits dan Teologi tersebut hidup di dalam dunia sosial kemasyarakatan. (more..)
Salah satu fakultas di PTAIN yang memang menyelenggaarakan program studi Islamic studies murni adalah Fakultas Ushuluddin. Di fakultas ini dipelajari ilmu tafsir hadits, ilmu perbandingan agama dan ilmu akidah dan filsafat. Nama nomenklatur jurusan di Fakultas Ushuluddin di PTAIN memang berbeda-beda. Ada yang memberi nama nomenklaturnya dengan Aqidah dan Pemikiran Islam, ada juga yang memberi nama akidah dan filsafat Islam dan sebagainya. Kemudian untuk perbandingan agama, ada juga yang memberi nama Studi Agama-Agama. Semuanya dilakukan dalam kerangka agar ilmu ushuluddin kemudian menjadi tujuan bagi calon mahasiswa. (more..)
Saya kemarin, Ahad, 19/06/10, diundang oleh Forum Mahasiswa Syariah (Formasi) dalam acara Rakernas yang diikuti oleh Dewan Pimpinan Pusat Forum Mahasiswa Syariah (DPP-Formasi) di Aula Self Acces Center (SAC) IAIN Sunan Ampel Surabaya. Acara ini dikemas dengan berbagai acara, antara lain adalah Seminar tentang Peran Perbankan Syariah dalam Perkembangan Ekonomi Indonesia dengan Nara Sumber dari Bank Mandiri Syariah dan Bank Indonesia. Acara ini tentu menarik sebab yang hadir dalam forum ini adalah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Formasi se Indonesia dan Pengurus DPP Formasi. (more..)