Saya bukan ahli teologi, tetapi rasanya saya perlu untuk menulis sebuah pengantar –benar-benar pengantar—tentang teologi sampah. Selama ini sampah menjadi musuh masyarakat dan pemerintah. Sampah yang sesungguhnya adalah produk manusia, akan tetapi kemudian menjadi musuhnya sendiri. Tumpukan sampah yang menggunung kemudian menjadikan wilayah itu sangat kotor dan bahkan menjijikkan. Baunya yang busuk dan menyengat tentu membuat orang merasakan tidak nyaman. Makanya, di mana-mana sampah dimusuhi orang. Meskipun ada juga yang memanfaatkan sampah untuk mengais rejekinya. (more..)
Judul tulisan ini saya ambil dari acara pagi televisi yang membahas tentang wirausahawan muda yang memanfaatkan barang bekas yang terbuat dari plastik. Ada botol plastik, ada gelas plastik dan seluruh barang bekas yang terbuat dari plastik. Anak muda ini menemukan mesin penghancur benda-benda yang terbuat dari plastik. Alat ini diciptakan sendiri setelah yang bersangkutan dalam waktu yang lama menjadi pekerja di perusahaan yang memproduksi alat-alat penghancur bebda-benda yang terbuat dari plastik. Dia tidak hanya ingin menjadi pekerja selamanya, akan tetapi dia mewujudkan mimpinya agar menjadi penemu. Dan mesin penghancur benda-benda yang terbuat dari plastic adalah temuannya. (more..)
Saya ada keperluan ke Jakarta. Dan ketepatan saya naik pesawat Garuda Indonesia. Seperti biasanya, untuk membunuh waktu, maka saya gunakan waktu itu untuk membaca apa saja. Bisa koran, majalah atau bahkan iklan barang di pesawat terbang. Di pesawat terdapat majalah Garuda, Juni, 2010. Majalah itu saya bolak-balik untuk mencari bahan bacaan yang menarik. Ternyata ada tulisan Handi Irawan D dengan judul “Rekor Indonesia di Facebook: Kagum atau Sedih?”. Yang mencengangkan saya, bahwa ternyata Indonesia hebat juga dalam dunia pemanfaatan teknologi, yaitu penggunaan facebook sebagai medium komunikasi. (more..)
Semua media informasi sesungguhnya memiliki peran mendidik audience agar pengetahuannya tentang dunia sekitarnya menjadi lebih banyak dan berkualitas. To educate memang selaras dengan to inform dan to entertain. Makanya media massa, baik cetak atau elektronik memiliki peran untuk mencerdaskan bangsa dan juga menghibur audiennya.
Semenjak ditemukan alat cetak, gelombang suara dan gambar, maka media massa menjadi sangat digdaya. Ia begitu powerfull. Apa saja bisa diberitakan. Mulai dari cerita cinta sampai perang. Mulai dari cerita konyol sampai berita menyedihkan. Mulai dari gosip sampai penemuan akademik. Semua bisa tersaji dengan cepat dan tepat. (more..)
Kasus video porno akhir-akhir ini mengguncang dunia moralitas kita. Kasus video porno tersebut dilakukan oleh orang yang diduga Ariel, Luna dan Cut Tari. Video porno ini memang melibatkan public figure yang sangat dikenal oleh masyarakat. Ariel adalah penyani flamboyan yang lagu-lagunya merajai blantika music Indonesia. Luna Maya adalah presenter acara televisi yang sangat terkenal, demikian pula Cut Tari. Pantaslah jika apapun yang datang dari mereka bertiga menjadi head line berbagai media. (more..)