• May 2026
    M T W T F S S
    « Apr    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

PUASA, MENGAPA PERLU?

Di lima hari terakhir puasa ini, rasanya ada dorongan yang sangat kuat untuk menulis perihal puasa dalam aspek yang dirasa mendasar. Jadi sementara harus menyisihkan keinginan untuk memberi respon terhadap masalah-masalah sosial politik, pendidikan dan budaya yang biasanya selalu tersaji di berbagai media nasional maupun internasional. Baiklah saya akan menulis yang terkait dengan puasa dan pernak-perniknya, meskipun terkadang juga harus tetap menggunakan pendekatan sosiologis karena memang tidak bisa dipisahkan sama sekali. (more..)

MEMBANGUN DEDIKASI DALAM BUDAYA KERJA

 

Salah satu problem negara-negara berkembang adalah masyarakatnya yang masih dalam posisi transisi menuju kemajuan. Di dalam masa transisi biasanya terdapat tarik menarik yang luar biasa antara keinginan untuk maju di satu sisi dan keinginan agar tetap mempertahankan atribusi yang selama ini telah mendarah daging. Biasanya yang menuntut perubahan menuju kepada kemajuan adalah segolongan kecil yang telah memiliki kesadaran untuk berubah. Sedangkan sebagian besar lainnya yang kebanyakan adalah masyarakat bawah memang belum memiliki kemampuan untuk berpikir perubahan. Kebanyakan mereka masih berpikir tentang kebutuhan ekonomi yang masih mendera kehidupannya. (more..)

PROFESIONALITAS DALAM BUDAYA KERJA

 

Secara konseptual, sesungguhnya bangsa Indonesia ini sudah memiliki budaya kerja dalam pengertian sebagai pola bagi tindakan. Dalam relasinya dengan dunia kerja masyarakat sudah memiliki dasar-dasar untuk bekerja keras. Teks kerja keras tersebut dapat dilihat di dalam kaitannya dengan ajaran tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan duniawai dan ukhrowi. Seseorang tidak saja harus sepenuhnya mencari kebahagiaan di akhirat tetapi juga harus mencari kebahagiaan di dalam kehidupan duniawi. Nabi Muhammad saw juga menyatakan: ”bekerjalah untuk duniamu seakan-akan  engkau akan hidup selamanya dan berbuatlah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besuk”. Hadits ini mengandung makna bahwa Islam mengajarkan keseimbangan agar seseorang tidak hanya memilih salah satu sebagai jalan hidupnya tetapi juga menjaga keseimbangan di dalamnya. Kepentingan dunia didahulukan bukan dinomorsatukan karena kita memang hidup di dunia dan kepentingan akhirat juga didahulukan bukan dinomorduakan karena semua akan kembali ke sana. (more..)

URGENSI KOMITMEN DALAM BUDAYA KERJA

Kebudayaan adalah seperangkat pengetahuan yang dijadikan sebagai pedoman untuk menginterpretasikan tindakan dalam relasinya dengan lingkungan sosial. Jadi kebudayaan berisi pola bagi tindakan dan pola dari tindakan. Pola bagi tindakan merupakan pedoman yang berupa teks-teks yang berisi aturan-aturan,  pitutur dan berbagai hal yang terkait dengan tindakan. Sedangkan pola dari tindakan merupakan kenyataan tindakan yang ditampilkan oleh individu atau sekelompok individu dalam relasinya dengan dunia sekelilingnya. (more..)

ETOS KERJA SAMA DENGAN ETOS BERIBADAH

 

Secara terminologis, etos adalah keyakinan tentang kerja yang berfungsi sebagai panduan tingkah laku bagi seseorang baik secara individual, sosial maupun institusional. Etos merupakan pattern for behavior yang mengarahkan perilaku atau tindakan manusia untuk melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan pedomannya tersebut. (more..)