Ketika Pak Muhammad Maftuh Basyuni menjadi Menteri Agama, maka seluruh konsentrasinya digunakan untuk mengembalikan imaje Departemen Agama yang sempat terpuruk karena kasus dana haji. Seluruh perhatian dicurahkan untuk membenahi manajemen haji sehingga muncul anggapan bahwa Pak Menteri dianggap hanya mengurus haji saja. Anggapan seperti ini tampaknya wajar, sebab Pak Menteri memang memfokuskan programnya untuk melakukan perubahan total terhadap manajemen dan pelayanan haji. Meskipun masih terdapat beberapa kelemahan, sebagaimana persoalan pemondokan atau katering dan transportasi, namun secara riil bahwa Pak Menteri berhasil melakukan reformasi birokrasi perhajian. (more..)
Rabo, 28 Oktober 2009 merupakan hari istimewa bagi para pemuda. Jika dihitung dari hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, maka sekarang merupakan peringatan hari sumpah pemuda yang ke 81. Usaha para pemuda untuk menyatukan nusa, bangsa dan bahasa ternyata sudah dilakukan dalam rentang waktu yang cukup lama. Usaha para pemuda tersebut tidaklah sia-sia. Konsep negara bangsa yang dikenal dengan nama Indonesia adalah bermula dari usaha para pemuda tersebut. (more..)
Salah satu problem Departemen Agama yang selalu dijumpai setiap tahun adalah penyelenggaraan haji. Semenjak Pak Muhammad Maftuh Basyuni menjadi Menteri Agama, maka prioritas program yang diancangkannya adalah membenahi sistem haji. Hal itu disadari betul sebab penyelenggaraan haji selalu bermasalah dari tahun ke tahun. Problem kuota sampai pemondokan dan bahkan penyelenggaraan haji terus menuai kritik. Makanya, selama lima tahun menjabat menteri agama perhatian Pak Maftuh selalu terkait dengan perhajian. Dan sebagai wujud kongkrit perjuangan beliau untuk membenahi sistem haji telah memperoleh pengakuan dari lembaga akademik, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan menganugerahinya gelar Doktor Honoris Causa. Gelar akademik yang sangat bergengsi. (more..)
Dalam salah satu wawancara, Setya Novanto, Ketua Fraksi Partai Golkar menyatakan: “para menteri kabinet dituntut untuk mampu menciptakan birokrasi yang efisien dan berkualitas tinggi serta menjadikan departemen atau kementerian yang dipimpinnya bersih dari para birokrat yang korup” (Suara karya, 23/10/09).
Memang, salah satu di antara problem berat yang dihadapi oleh Menteri KIB II adalah mengenai good governance. Hal ini tentu saja terkait dengan problem utama birokrasi di Indonesia yang di masa lalu menjadi ladang KKN yang luar biasa. Dalam bidang KKN, maka birokrasi di Indonesia kira-kira menempati urutan pertama, artinya paling banyak terjadi penyimpangan. Sistem familialisme telah menjadi bagian penting di dalam sistem rekruitmen pegawai dalam rentang waktu yang sangat lama. Usianya kira-kira sama dengan lamanya pemerintahan Orde Baru. (more..)
Ketika Pak Boediono mencalonkan diri menjadi pendamping Pak SBY, maka lawan-lawan politiknya menyerang melalui pernyataan bahwa Pak Boed, demikian orang memanggilnya, akan kembali mengembangkan sistem ekonomi Neo Liberal, yang salah satunya ditandai dengan mengemukanya sistem kapitalisme dalam sistem perekonomian di Indonesia. Liberalisme atau Neo Liberalisme hakikatnya sama yaitu penguatan akumulasi modal untuk pertumbuhan. Strategi pertumbuhan ekonomi pernah menjadi titik tekan dalam pengembangan ekonomi di Indonesia. Meskipun pertumbuhan ekonomi pernah mencapai angka ideal, sayangnya bahwa pertumbuhan itu menjadi hancur seirama dengan krisis ekonomi yang mendera dunia. Dampak krisis ekonomi tersebut hingga sekarang masih dirasakan oleh banyak negara, khususnya di negara-negara berkembang. (more..)