• July 2026
    M T W T F S S
    « Jun    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

BUTUH KEBIJAKAN KONTEKSTUAL

 Pada awal kepemimpinan SBY dan Boediono dan pasca pelantikan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, maka diikuti dengan keinginan untuk menaikkan gaji pejabat, seperti Presiden, Wapres, Gubernur,Wagub, Bupati, Wabup dan Walikota dan Wawalikota. Para pejabat ini dinilai layak untuk memperoleh tambahan penghasilan di tengah sudah sangat lama sistem penggajian tersebut diberlakukan. Ada ragam pendapat tentang rencana kenaikan gaji pejabat tersebut. Dari sisi penerima, tentu  terbesit rasa kesenangan sebab memang gajinya belum pernah naik, sedangkan dari sisi pengamat ada kecenderungan untuk mempertanyakan kenaikan gaji tersebut, apalagi di tengah masih belum membaiknya perekonomian nasional.  Ketika kritikan tersebut belum reda, maka pemberitaan di koran juga diramaikan lagi dengan berita renovasi pagar istana presiden yang menelan anggaran cukup besar, yaitu Rp. 22,5 milyar. Kritikan pun mencuat lagi seirama dengan pemberitaan tersebut, dan suaranya jauh lebih keras, sebab dinilai bahwa renovasi tersebut tidak memperhatikan jeritan rakyat yang masih terhimpit dengan penderitaan kemiskinan dan ketertinggalan lainnya. Bahkan Indonesia Corruption Watch (ICW) mengusulkan agar renovasi pagar istana terseut dibatalkan karena terlalu mahal. Dikhawatirkan bahwa renovasi pagar istana negara tersebut menjadi ajang korupsi (JP, 7/11/09). (more..)

KEADILAN BERBASIS HATI NURANI

 Hati secara fisikal adalah bagian tubuh di dalam diri manusia. Hati sering disebut sebagai liver. Tempatnya berdekatan dengan jantung dan memiliki fungsi fisikal sebagai penetralisir racun-racun atau toxin-toxin di dalam peredaran darah. Jika jantung berfungsi memompa darah agar sampai ke bagian-bagian tubuh yang membutuhkan, maka hati berfungsi membersihkan peredarannya. Tetapi hati di dalam teks-teks suci memiliki fungsi yang sangat penting yaitu sebagai sebuah sistem  yang akan mengarahkan suatu tindakan yang mengarah kepada kebenaran atau keburukan. (more..)

KETIKA KEADILAN SULIT DIGAPAI

 Drama perseteruan antara KPK dengan Kepolisian memang masih akan berlakon lama. Beberapa hari yang lalu, memang benang kusut itu mulai diurai oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dengan cara membuka rekaman percakapan antara beberapa orang yang diduga terlibat di dalam kasus KPK melawan Kepolisian. Dan akibatnya dapat diduga bahwa Kepolisian merasa ditohok dengan tindakan MK tentang pemutaran rekaman pembicaraan hasil penyadapan tersebut. Tetapi beberapa hari kemudian, DPR melalui hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDK) dengan Kepolisian yang juga ditayangkan oleh televisi, ternyata kepolisian memberikan semacam testimoni tentang mengapa harus menahan dua petinggi KPK, bahkan menurutnya ada kasus lebih besar yang sedang dikembangkan penyidikannya oleh polisi. (more..)

TIM PENCARI FAKTA DAN PEMBERANTASAN KORUPSI

 Perseteruan kepolisian dengan KPK tampaknya belum akan segera berakhir. Hal ini tentu saja terkait dengan rumitnya menyelesaikan berbagai dugaan yang terus berkembang. Pasca Mahkamah Konstitusi (MK) membuka rekaman pembicaraan antar berbagai pihak yang melibatkan dugaan rekayasa untuk membungkam KPK melalui isu penyuapan dan pemerasan, maka jadilah persoalan mulai sedikit terkuak. Memang Bibit dan Candra sudah dikenai wajib lapor dan sementara itu Anggoro masih diperiksa oleh Tim Pencari Fakta (TPF), namun yang jelas bahwa benang ruwet perseteruan KPK dan Kepolisian masih belum akan segera berakhir. (more..)

ACIS PUN BICARA TERORISME

Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) IX ternyata memang menarik untuk disimak. Hal ini terkait dengan banyaknya pembicara yang mendiskusikan tentang tema kebangsaan dalam relasinya dengan realitas sosial dewasa ini. Ada  kecenderungan yang kuat untuk tidak lagi menganggap wawasan kebangsaan, nasionalisme dan NKRI sebagai bagian penting bagi bangsa ini di tengah gemuruh munculnya berbagai gerakan sosial yang mengatasnamakan ideologi agama.  ACIS pun perlu membahas kearifan lokal melalui penerapan konsepsi Islam moderat atau Islam rahmatan lil alamin. (more..)