Guru sebagai kerotoboso berasal dari kata digugu lan ditiru. Artinya adalah orang yang dipatuhi dan dijadikan contoh. Makanya dalam status sosial guru menempati hirarkhi yang sangat tinggi. Bahkan di Madura, seorang guru berada di bawah status Bapak, Ibu, Guru dan raja. Ungkapan emic viewnya adalah baba, bubu, guru, rato. Di Jawa seorang guru juga […]
Benarkan guru masih miskin? Pertanyaan ini layak dikemukakan terkait dengan laporan di Harian Surya tentang seorang guru yang tewas bunuh diri di sekolah. Adalah Sri Cahyono Effendi, 58 tahun, seorang guru di SDN Bangunrejo I, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang ditemukan sudah tidak bernyawa dengan leher menggantung di kantin sekolah sekitar pukul 6.30 WIB. […]
Sekarang kita sedang hidup di era kompetisi. Artinya, mau tidak mau, suka atau tidak suka kita memang harus menyiapkan diri secara maksimal jika kita ingin terus survive di dalam menghadapi tekanan struktural dan kultural yang terus menghimpit. Tekanan struktural tersebut bersumber dari hubungan pusat dan pinggiran, negara kaya dengan negara berkembang, antara pemilik modal […]
Jika selama ini ada anggapan hanya wilayah perkotaan sebagai wajah depan Indonesia, maka sekarang harus diubah bahwa yang menjadi wajah depan Indonesia adalah wilayah perbatasan. Jadi Kalimantan Barat, Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua adalah wajah depan Indonesia. Seperti diketahui bahwa Kalimantan Barat bersebelahan dengan Malaysia, Aceh berbatasan dengan Singapura, Sulawesi […]
Selama ini orientasi pengembangan fisik banyak ditujukan kepada wilayah perkotaan. Coba kalau kita amati maka yang berkembang luar biasa adalah daerah perkotaan terutama di Jawa. Jakarta sebagai ibukota negara berkembang luar biasa. Demikian pula ibukota propinsi juga berkembang pesat. Seperti Surabaya, Semarang, Jogjakarta, Bandung untuk Jawa, kemudian Ujungpandang, Balikpapan, Palembang dan sebagainya juga berkembang […]