• July 2026
    M T W T F S S
    « Jun    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

Archive for the 'Opini' Category

MENGGAGAS IDEOLOGISASI NU

Di dalam kerangka menyambut harlah NU tanggal 31 Januari 2011, maka Museum NU menyelenggarakan dua acara yang sangat menarik, yaitu launching foto Hasan Gipo, Presiden HBNO I, yang selama ini jarang dikenal orang tentang siapa tokoh tersebut dan acara launching buku karya Dr. H. Achmad  Muhibin Zuhri, dosen IAIN Sunan Ampel, yang juga menjadi pimpinan […]

VARIABLEL PENYEBAB KORUPSI

Di dalam forum diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Ronggolawe Tuban (FKMRT) di Tuban, 30/01/2010, saya mengintrodusir terhadap factor-faktor yang menyebabkan korupsi. Ternyata ketika dilacak tentang factor penyebab korupsi tersebut,  maka diketahui ada sejumlah factor. Tentu diantara factor-faktor tersebut, ada factor yang dianggap dominan dan ada

MEMOTONG KORUPSI SISTEMIK

Hari ini, 30/01/2011, saya diundang oleh Ikatan Mahasiswa Ronggolawe Tuban untuk berbicara tentang Gerakan Anti Korupsi. Acara ini dilaksanakan di Gedung KSPKP Tuban dengan sejumlah pembicara lain. Meskipun acara serupa sudah dilaksanakan di banyak tempat, saya kira bahwa acara ini tetap penting

PENDIDIKAN DI MATA GURU BESAR

Ada  banyak tema yang diusung di dalam acara Kongres Guru Besar Indonesia di Hotel Peninsula, Menado, 27-29 Januari 2011. Saya bertepatan mengikuti sesion sidang Komisi A yang membicarakan tentang Pendidikan Bermartabat, HAM dan Demokratisasi. Sidang Komisi ini merupakan ajang untuk mendiskusikan tentang pendidikan, HAM dan Demokratisasi terutama dalam kaitannya dengan bagaimana menghadapi modernisasi dan globalisasi. […]

PEMIMPIN, PEMBANGUNAN DAN MODAL SOSIAL

Menurut Bourdieau, modal sosial adalah jumlah sumber daya, aktual atau maya, yang berkumpul pada seorang individu atau kelompok karena memiliki jaringan tahan lama berupa hubungan timbal balik perkenalan dan pengakuan yang sedikit banyak terinstitusionalkan.