• May 2026
    M T W T F S S
    « Apr    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

PERSELISIHAN (31)

PERSELISIHAN (31)

Prof. Dr. Nur Syam, MSi

Bismillahir Rahmanir Rahim.

Di dalam kehidupan social selalu ada dua sisi yang tidak bisa dihindari, yaitu sisi keteraturan social dan konflik social. Keduanya melazimi kehidupan manusia di dalam realitas social yang nyata. Ada kalanya, dunia kehidupan social itu berada di dalam keteraturan social dan ada kalanya berada di dalam nuansa konflik social. Tentu saja ada banyak factor yang menyebabkan terjadinya dua hal dimaksud. Misalnya factor politik, factor ekonomi, factor social dan bahkan factor agama. Di dalam kajian ilmu social keislaman dinyatakan sebagai konflik social bernuansa agama. Secara empiris, agama dapat dijadikan sebagai salah satu penguat di dalam berbagai konflik social.

Pada Bab 31, Syekh Imam An Nawawi menjelaskan tentang pentingnya untuk mendamaikan perselisihan. Perselisihan merupakan aspek paling rendah dalam konflik social. Secara berjenjang adalah perbedaan pendapat atau perselisihan, kontestasi atau rivalitas dan yang tertinggi adalah konflik social. Pada bab ini akan dibahas tentang satu aspek kecil atau yang terendah dalam dunia konflik social. Puncak konflik social adalah peperangan.

Ada beberapa ayat Alqur’an sebagaimana tercantum di Surat An Nisa’: 128, yang berbunyi: “…dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka)”. Di dalam Surat Al Hujurat: 10, dinyatakan: “orang-orang yang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Karena itu, damaikanlah (perbaiki hubungan) antara dua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah”.

Ada beberapa hadits yang menunjukkan tentang pentingnya persaudaraan dan saling menolong. Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah menyatakan: “Rasulullah SAW bersabda: setiap ruas tulang manusia sebaiknya disedekahi (oleh pemiliknya) setiap hari (sebagai pernyataan syukur kepada Allah SWT). Dan macam sedekah itu banyak sekali, di antara mendamaikan di antara dua orang yang bersengketa, membantu teman ketika menaiki tunggangannya atau menaikkan barang temannya ke punggung tunggangannya, ucapan yang baik, setiap langkah yang kamu ayunkan untuk melakukan shalat adalah sedekah, dan menyingkirkan sesuatu yang mengganggu di jalan juga sedekah”. Hadits Riwayat Mutafaq alaih.

Juga terdapat hadits sebagaimana diungkapkan oleh Ummu Kultsum binti  Uqbah binti Muaith bahwa:  Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Bukannya termasuk pendusta, orang yang mendamaikan antara para manusia lalu ia menyampaikan berita yang baik atau mengatakan sesuatu yang baik”. Hadits Riwayat Mutafaq alaih. Namun demikian ada tambahan di dalam Riwayat Imam Muslim, bahwa Ummu Kultsum berkata: “saya tidak pernah mendengar Nabi SAW tentang diperbolehkannya berdusta, melainkan dalam tiga hal, yaitu di dalam peperangan, dalam mendamaikan di antara manusia  dan perkataan seorang suami pada istrinya serta perkataan istri kepada suaminya (yang akan membawa kebaikan rumah tangga)”.

Dari ungkapan di dalam Alqur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW, maka dapat dijelaskan atas beberapa hal, yaitu:

Pertama, Islam adalah agama yang menjunjung tinggi kerukunan dan perdamaian untuk menjaga keselamatan. Tidak ada perdamaian tanpa kerukunan. Makanya trilogy rukun, damai dan selamat merupakan satu kesatuan di dalam realitas kehidupan yang harus selalu diperjuangkan. Salah satu solusi yang harus dilakukan oleh umat Islam adalah dengan mendamaikan dua atau lebih individu, kelompok atau masyarakat yang sedang berada di dalam kontestasi atau konflik. Islam sangat menjunjung peran juru damai yang dapat melakukan upaya untuk rekonsiliasi. Tentu ada levelnya masing-masing. Ada juru damai dalam leval individu, ada juru damai dalam level komunitas, ada juru damai dalam level masyarakat dan bahkan juga ada juru damai dalam level negara. Mediasi sungguh sangat diperlukan di dalam kehidupan yang semakin tersegmentasi sedemikian kuat. Ada banyak pertarungan dan perselisihan yang disebabkan oleh aneka ragam masalah.

Islam menganjurkan fa ashlihu baina akhawaikum. Yang kurang lebih maknanya adalah maka berislahlah atau berbuat baiklah di antara kamu semua. Ishlah merupakan tindakan untuk saling memahami atas masalah yang sama tetapi dimaknai berbeda. Di dalam hal ini, maka masing-masing harus saling memahami untuk menemukan solusi yang terbaik. Yang dipilih adalah win win solution.

Kedua, mendamaikan dua atau lebih individu, komunitas dan masyarakat merupakan bagian dari sedekah. Ada banyak ragam sedekah baik untuk kepentingan diri, misalnya sedekah untuk tubuh, sedekah untuk orang fakir dan miskin atau yang membutuhkan, termasuk juga menyingkirkan penghalang di dalam perjalanan, akan tetapi mendamaikan perselisihan atau pertentangan merupakan sedekah yang sistemik. Melalui mediasi yang berhasil, maka antar individu, komunitas dan masyarakat akan menjadi damai dan rukun yang akan berakibat atas keselamatan bersama.

Ketiga, Islam sedemikian konsern dalam membangun masyarakat berbasis pada keteraturan social. Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai juru damai. Sebuah peristiwa yang angat menarik di kala suku-suku di Mekkah berebut akan meletakkan kiswah pada dinding Ka’bah. Mereka nyaris bentrok tetapi Nabi Muhammad SAW dapat mendamaikan dengan cara mediasi yang unik. Seluruh kepada suku di Mekkah diminta untuk bersama-sama memegang kiswah dan kemudian peletakan kiswah dilakukan bersama-sama.

Nabi Muhammad melarang seluruh ucapan dan tindakan dalam berdusta. Dan hanya tiga saja yang diperkenankan, yaitu dalam suasana perang, kala sedang mendamaikan perselisihan dan untuk ucapan suami dan istri  yang bertujuan untuk kebaikan dan kemaslhatan dalam rumah tangga.  Sesungguhnya ada dusta yang dapat menjadi penyebab masalah social tetapi secara khusus ada dusta yang bertujuan untuk kebaikan dan kemaslahatan. Tentu harus dipetakan dengan mendalam dan jeli agar kebolehan tidak justru menjadi masalah. Maslahah harus berakibat kebaikan dan masalah akan berakibat keburukan.

Wallahu a’lam bi al shawab.,

 

Categories: Opini
Comment form currently closed..