Pagi ini, Senin, 10/05/10, saya diminta untuk membuka acara yang diselenggarakan oleh English Language Training for Islamic School (ELTIS) Surabaya yang bekerja sama dengan Direktorat Mapenda Kementerian Agama dalam rangka untuk membangun kemampuan para guru madrasah di seluruh Indonesia. IAIN Sunan Ampel dipilih untuk menjadi tempat penyelenggaraan training ini dengan pertimbangan bahwa IAIN Sunan Ampel telah memiliki sejumlah master’s trainers yang memadai dan juga fasilitas pembelajaran bahasa Inggris yang cukup baik. Acara ini diikuti oleh sejumlah guru Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Berikut ini adalah pengantar saya dalam acara tersebut. (more..)
Sekian bulan yang lalu, saya menulis tentang pentingnya dosen menulis pasca sertifikasi. Tulisan itu saya anggap penting sebab menulis memang menjadi kewajiban bagi dosen kapan dan di manapun juga. Ada semacam anggapan bahwa dosen yang tidak menulis adalah dosen yang dianggap tidak produktif dalam mengembangkan daya nalarnya. Dan yang dikhawatirkan adalah jika kemudian terdapat anggapan terutama dari kalangan mahasiswa bahwa dosen tersebut tidak kualifait. Hal inilah yang seharusnya menjadi perhatian semua dosen agar terus menghasilkan tulisan-tulisan baik tulisan akademik maupun non akademik. (more..)
Drama yang disajikan di dalam tayangan televisi kita akhir-akhir ini, memang mempunyai dampak yang sangat signifikan terhadap proses pembelajaran politik di negeri ini. Dunia politik yang di era Orde Baru seakan dunia yang sepi dari hingar bingar –kecuali pada pesta politik liminal lima tahunan—maka sekarang menjadi sangat transparan bahkan telanjang. Tayangan televisi tersebut menyajikan persidangan demi persidangan, mulai kasus bailout Bank Century lewat Pansus DPR dan kemudian dilanjutkan dengan proses pemeriksaan terhadap actor yang dianggap terlibat. Dan selanjutnya juga menayangkan “pengadilan” yang dilakukan oleh DPR terhadap KPK. Semua ini seakan memberikan gambaran bahwa memang di negeri ini sedang terjadi unjuk kekuasaan. (more..)
Dahulu di era Presiden Soekarno, maka ada satu istilah yang dikonstruksi oleh para penentang dominasi politik terhadap kebijakan yang menjadikan politik sebagai panglima. Era tersebut kemudian ditandai dengan jatuh bangunnya pemerintahan, melalui pengunduran diri perdana menteri yang terjadi. Era itu memang ditandai dengan dominasi politik, artinya bahwa partai politik sangat powerfull dalam mengendalikan pemerintahan. (more..)
Tuhan memang menciptakan manusia di dalam berbagai jenisnya. Ada ras, suku, dan etnis yang bervariasi. Makanya juga ada warna kulit, bentuk tubuh, dan lain-lain yang berbeda-beda. Tetapi justru si inilah letak keindahannya. Secara antropologis, biologis dan psikhologis memang Tuhan menciptakan manusia dalam rupa dan bentuk yang berbeda. Tetapi seluruh perbedaan itu justru menjadikan dunia menjadi warna-warni dan menghadirkan keanekaragaman. (more..)