Hari Ahad dan Senin, 26-27 September 2010, saya dilibatkan di dalam acara yang dikaitkan dengan program konsolidasi dan Sosialisasi Program Bantuan Kementerian Agama, yang dilaksanakan oleh Sub Direkorat Perpustakaan, Bantuan dan Beasiswa. Program ini merupakan bagian dari upaya untuk mengkoordinasikan dan menyosialisasikan tentang program bantuan yang dikucurkan oleh Kementerian Agama. Acara ini dikoordinasi oleh Dra.Ida Nor Qosim, MPdI, yang memang memiliki tupoksi untuk mendistribusikan berbagai bantuan dari Kementerian Agama. (more..)
Jika kita berbicara tentang kerukunan umat beragama, maka tentu saja kita harus merasakan betapa persoalan agama adalah persoalan yang sangat rumit, karena agama melibatkan keyakinan tentang sesuatu yang ultimate truth. Sesuatu kebenaran yang dianggap mutlak. Karena kemutlakannya itu, maka seringkali menjadikan sentimen keagamaan menempati urutan tertinggi sebagai factor pemicu ketegangan sosial. (more..)
Kebudayaan secara luas diartikan sebagai seperangkat pengetahuan yang dijadikan pedoman untuk menafsirkan tindakan. Dengan demikian di dalam budaya terdapat dua hal penting, sebagai pedoman dan aktivitas atau kegiatan. Sebagai pedoman, maka kebudayaan berisi seperangkat aturan atau pedoman untuk melakukan tindakan. Mana yang boleh dan mana yang tidak. Mana yang bisa dan tidak bisa dilakukan. (more..)
Siapa yang menyatakan bahwa dai bukan sebagai sebuah profesi, saya rasa sudah saatnya untuk dikoreksi. Dai yang memiliki kemampuan andal dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, ternyata bisa menjadi profesi yang membanggakan bahkan juga menghasilkan uang yang cukup memadai. Tentu bukan uang sebagai ukuran profesi dai, akan tetapi menjadi dai ternyata bisa sebagai sebuah usaha yang memiliki makna ganda, yaitu menjadi penyebar agama dan sekaligus sebagai ladang untuk menghasilkan uang. (more..)
Dalam pekan-pekan terakhir ini, saya dua kali mengunjungi Replika Temple of the Heaven di Kenjeran Park. Yang pertama terkait dengan acara halal bil halal dan doa bersama umat beragama, yang diselenggarakan oleh Persatuan Iman Tauhid Indonesia (PITI) dan yang kedua menyaksikan acara Malam Bulan Purnama dan Festival Seni dan Budaya, yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok, 22 September 2010. (more..)