Saya masih akan mendiskusikan tentang tema yang sudah saya tulis beberapa hari terakhir ini, yaitu mengapa Kementerian agama mengelola pendidikan? Tema ini masih saya anggap penting di tengah keinginan untuk merumuskan UU Pendidikan Tinggi. Hal ini (more..)
Saya masih akan mendiskusikan tentang “Mengapa Kementerian Agama Mengelola Pendidikan”. Di dalam diskusi kemarin dan sebelumnya, maka perbincangan lebih banyak ditujukan kepada aspek historis dari kementerian agama yang memang memperoleh mandate yang lebih luas, terutama di dalam mengelola pendidikan dan haji. Keduanya memang memiliki sejarah panjang di dalam (more..)
Di dalam perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dengan Garuda, saya bertepatan sederet dengan Pak Beni dan istrinya. Dia seorang pengusaha yang telah lama berkecimpung dengan dunia bisnis, terutama perdagangan. Usaha bisnis ini telah beliau jalani dalam waktu yang panjang, semenjak Orde Baru hingga sekarang. Usaha yang dilakukan tersebut telah mengantarkannya di dalam (more..)
Saya masih akan meneruskan diskusi tentang Mengapa Kementerian Agama Mengelola Pendidikan? Hal ini saya anggap penting mengingat bahwa sekarang sedang ada pemikiran tentang bagaimana melakukan reformasi pendidikan dengan cara mendikotomikan pendidikan yaitu pendidikan agama dan pendidikan umum, kemudian pengelola pendidikan yaitu kementerian pendidikan nasional (more..)
Kementerian agama memang memiliki keunikan sebagaimana yang saya ungkap kemarin. Artinya bahwa kementerian agama secara historis memang memiliki keunikan dibanding dengan kementerian lain di Indonesia. Kementerian agama memiliki sejarah sebagai (more..)