• July 2026
    M T W T F S S
    « Jun    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

Archive for the 'Opini' Category

BOM BUNUH DIRI DAN KEBERAGAMAAN KITA

Masih terus ada kejutan terkait dengan bom bunuh diri. Kemarin, 25 September 2011, terjadi lagi bom bunuh diri yang dilakukan di Gereja Bethel Injil Sepenuh di Solo. Pelakunya tentu saja meninggal dengan keadaan mengenaskan dan 22 orang lainnya terluka. Bom bunuh diri ini tentu saja mengagetkan banyak orang sebab selama ini suasana keamanan di Indonesia […]

RELASI KEPEMIMPINAN DAN PEMBANGUNAN

Menurut Dr. Purnaman Natakusumah, bahwa pemimpin nasional adalah para pemimpin di segala bidang kehidupan bangsa yang berjuang untuk mewujudkan Visi Bangsa. Visi bangsa adalah sebagaimana yang tercantum di dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu menghapus segala bentuk penjajahan, menyejahterakan kehidupan rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta dalam perdamaian dunia. Setiap pemimpin memiliki tantangan dan masalahnya […]

NASIONALISME KEPEMIMPINAN

Saya memperoleh pencerahan yang luar biasa dari Prof. Dr. Sri Edi Swasono dalam acara perkuliahan di Diklatpim Tingkat I, 21/09/2011. Ini adalah pertemuan saya yang ketiga dengan beliau di dalam acara seminar, yaitu pada acara di UIN Makasar, kemudian acara Forum Intelektual Indonesia (FII) di Surabaya dan sekarang pada acara Diklatpim Tingkat I di Jakarta. […]

MEMBANGUN BIROKRASI ENTREPRENEURSHIP

Pagi kemarin, 20/09/2011, saya memperoleh kuliah yang sangat menantang di ruang Presidential Lecture Gedung LAN oleh Dr. Ir. Fadel Muhammad, Menteri  Perikanan dan Kelautan  Republik Indonesia. Menurutnya, dulu ketika Beliau memimpin Gorontalo, maka dikembangkan konsep Reinventing Local Government. Tetapi setelah menjadi menteri, maka harus juga dikembangkan

EKONOMI POLITIK DAN PARADIGMA PEMBANGUNAN

Di dalam ceramahnya, Prof. Dr. Didik J Rachbini, 21/09/2011, menyatakan bahwa birokrasi di Indonesia selalu memiliki dua prestasi, yaitu posisif dan negative. Ada prestasi birokrasi yang positif pada zaman orde baru, misalnya  Prof. Haryono Soeyono yang mampu menghasilkan program KB dan berhasil luar biasa, sementara Filipina ternyata tidak berhasil, sebab birokrasinya tidak mampu menundukkan  gereja […]