• September 2026
    M T W T F S S
    « Aug    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si

(My Official Site)

Author Archive

KEBERSAMAAN IDUL FITHRI ITU INDAH

Kita semua bersyukur kepada Allah swt, bahwa  Hari Raya tahun 1435 H atau 2014 M.,  ternyata dapat dilaksanaan dalam waktu bersamaan. Baik NU maupun Muhammadiyah dan pemerintah ternyata menetapkan hari raya idul fithri 1435 H  pada hari Senin, 28 Juli 2014. Terasa indah manakala hari yang monumental dalam serangkaian ibadah ritual puasa tersebut terselenggara dalam […]

MENCERMATI SIDANG ITSBAT (2)

Sudah beberapa tahun terakhir ini saya terlibat di dalam siding itsbat. Tentu saja ini dalam kaitannya dengan posisi saya sebagai pejabat Kementerian Agama yang memang harus care terhadap peristiwa penting di dalam acara ritual Islam. Sidang ini memiliki nilai strategis, sebab memang sangat menentukan terhadap persoalan mendasar yaitu ibadah kepada Allah swt. Siding itsbat yang […]

MENCERMATI SIDANG ITSBAT (1)

Banyak orang yang mengira bahwa sidang itsbat adalah sidang formalitas untuk menentukan kapan tanggal 1 Romadlon akan berlangsung, kapan tanggal 1 Syawal akan terjadi dan juga kapan tanggal 1 Dzulhijjah akan terlaksana. Sidang itsbat dianggap sebagai suatu peristiwa yang biasa saja. Padahal sidang itsbat tentu terkait dengan peristiwa ibadah yang sangat penting di dalam kehidupan […]

TRANSPARANSI BIAYA NIKAH (2)

TRANSPARANSI BIAYA NIKAH (2) Hari Rabo, 23 Juli 2014 dilaksanakan acara penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Agama dengan Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN dan Bank Mandiri. Acara ini dilaksanakan di Operation Room Kementerian Agama RI Jalan Lapangan Banteng 3-4 Jakarta. Acara ini menjadi sangat penting di tengah keinginan untuk membangun transparansi pembiayaan […]

TRANSPARANSI BIAYA NIKAH (1)

TRANSPARANSI BIAYA NIKAH (1) Setahun terakhir ini kita disibukkan oleh berbagai komentar atas masalah yang terkait dengan biaya pencatatan nikah yang bisa didentifikasi sebagai gratifikasi. Dalam praktek penyelenggaraan pernikahan, seringkali para penghulu menerima hadiah yang lalu bisa dikaitkan dengan gratifikasi. Mengapa disebut sebagai gratifikasi, sebab pemberian tersebut tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang menyebutkan bahwa […]